BERITA
Home » Sejarah » Asal Mula Nama Tegal Berdasarkan Data
Asal Mula Nama Tegal Berdasarkan Data
Asal Mula Nama Tegal Berdasarkan Data

Asal Mula Nama Tegal Berdasarkan Data

Sebagai warga kabupaten tegal, terkadang terlintas dipikiran dari mana Asal Mula Nama Tegal. Karena pada 2018 ini nama Tegal sudah mendunia, tidak hanya warung tegal saja tapi semua tentang Tegal sedang menjadi sorotan.

Asal Mula Nama Tegal berasal dari kata Tetegal yang bermakna tanah yang subur dan dapat menghasilkan tanaman yang bagus dalam dunia pertanian. Dalam bahasa jawa ada sebutan untuk alas (hutan rimba) dengan istilah Tegalan, nah kata dasar Tegal ini yang menjadi cikal bakal kata Tegalan di bahasa jawa.

Namun kita menemukan sumber yang berbeda dalam membahas Asal Mula Nama Tegal, nama Tegal disebutkan berasal dari Teteguall. Alkisah datang seorang pedagang dari Portugis (portugal) bernama Tome Pires, pedagang ini lahir di Portugal pada tahun 1468 dan meninggal di Kiangsu Tiongkok pada tahun 1540.

Tome Pires singgah di pelabuhan Tegal pada tahun 1520-an, kemudian memberikan sebutan untuk daerah yang dipenuhi pohon (alas / hutan rimba) ini dengan nama Teteguall.

Tome Pires merupakan seorang penulis dan bendahara Portugis yang memiliki banyak karya besar. Karya yang paling fenomenal yaitu Suma Oriental (Dunia Timur) yang membahas tentang ekspedisi pedagang Portugis yang menguasai anak benua India dan Kesultanan Melaka pada tahun 1511.

Ternyata buku Tome Pires banyak memberikan informasi berharga (rahasia) tentang situasi dan kondisi Nusantara abad 16.

Kabupaten Tegal

Adanya pemerintahan di wilayah Kabupaten Tegal pada tahun 18 Mei 1601, ketika Ki Gede Sebayu kala itu diangkat menjadi Juru Demung di Tegal. Ki Gede Sebayu diperintah Sultan Mataram untuk membangun daerah yang saat itu masih berupa Tegalan (alas / rimba).

Ki Gede Sebayu merupakan keturunan bangsawan bernama Syech Sekar Delima alias Batoro Katong (Adipati Wengker Ponorogo), ayahnya bernama Pangeran Onje (Adipati Purbalinga).

Ki Gede Sebayu sejak kecil sudah diasuh oleh kakeknya yaitu Ki Ageng Wunut yang diketahui mempelajari dan menekuni ajaran Agama Islam. Tentu saja memberikan dampak baik untuk Ki Gede Sebayu, sehingga tumbuh menjadi anak yang santun serta ramah.

Setelah beranjak dewasa, Ki Gede Sebayu disuwitakan oleh ayahnya ke Keraton Pajang (Kasultanan Adiwijaya). Suwita yaitu sistem hubungan pelindung dalam adat masyarakat Jawa, Ki Gede Sebayu mendapat ilmu kanuragan dan ilmu keprajuritan dalam masa suwita tersebut.

Administrasi Kabupaten Tegal

Sejak berdirinya Tegal, semua kegiatan pemerintahan berada di Tegal. Kemudian setelah terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 2 Tahun 1984, pusat pemerintahan Tegal dipindah ke Kecamatan Slawi. Maka dari itu Tegal dibagi 2, Tegal Kota dan Kabupaten Tegal.

Lalu akhir 1989, Kecamatan Slawi mulai dikembangkan menjadi Ibukota Kabupaten Tegal. Yang singkat cerita memiliki istilah Slawi Ayu, Kota Slawi yang penuh keindahan.

Sekarang ini Kabupaten Tegal dibagi menjadi 18 kecamatan, semuanya mencakup 281 desa serta 6 kelurahan.

Asal Mula Nama Tegal Berdasarkan Data
55137
Komentar